Home / News NTT / Penikam Murid SDN Sarai tewas dihakimi massa

Penikam Murid SDN Sarai tewas dihakimi massa

Foto: Semar Dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Naas menimpa pelaku penikam tujuh murid SDN 1 Seba, Irwansyah. Ia tewas dihakimi massa yang telah kehilangan pengendalian diri.

 

MORAL-POLITIK.COM : Usai melakukan aksi brutalisme, Irwansyah (32) warga asal Jawa Barat, penikam tujuh murid SDN 1 di Seba, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya tewas dihakimi massa ketika diamankan di Polsek Sabu Barat, Selasa (13/12/2016).

“Pelaku dihakimi massa dalam tahanan Polsek Sabu Barat dengan cara membobol tembok, saat massa melakukan pembobolan anggota Polsek Sabu Barat sempat memberikan arahan, tetapi massa lebih banyak dan melampiaskan kemarahan sehingga Polisi pun panik tak bisa menlerai, kemudian massa yang mendatangi Polsek berhasil menewaskan pelaku Irwansyah dengan menggunakan kayu batu,” kata Kapolda NTT, E Widio Sunaryo saat menggelar jumpa pers di Mapolda NTT, Kamis (15/12/2016) kemarin.

Menurut Sunaryo, massa juga sempat melarikan diri mencari Sabandar untuk berkoordinasi dengan pihak Kapten Kapal Cantika Express yang sudah berangkat menuju Kupang, untuk kembali ke Sabu, karena diduga rekan pelaku sedang berada di dalam kapal, kemudian kapal Cantika terpaksa kembali ke Sabu dan berlabuh di tengah laut karena massa sudah padat di pelabuhan.

Namun, kata Kapolda, dengan adanya massa di pelabuhan TNI dan Polri melakukan pejemputan kepada tujuh pemudah di atas kapal yang diduga rekan pelaku yang mau melarikan diri. Ketika pihak TNI dan Polri menuju ke kapal, massapun ikut mengejar kapal kemudian kapal langsung melarikan diri lalu berlabuh di pelabuhan Raijua, dan salah satu rekan mereka merasa ketakutan melihat massa dan langsung lompat dalam laut, setelah ia lompat langsung hilang jejak, sampai hari ini belum ditemui..

Baca Juga :  Menelisik dugaan kepentingan di balik Beasiswa PIP

Kapolda menguraikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolres Sumba untuk melakukan pencarian terhadap rekan enam orang yang sedang minta perlindungan kepada Mapolda NTT, pada hari Rabu (14/12/2016) kemarin keenam orang yang diduga teman pelaku penikaman itu diberangkatkan dengan pesawat dari Bandara Sabu Barat menuju Bandara El Tari Kupang.

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button