Home / Populer / Puncak Peringatan Harnus 2016, Menteri Luhut ungkap Subsidi Pupuk

Puncak Peringatan Harnus 2016, Menteri Luhut ungkap Subsidi Pupuk

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan berjabat tangan dengan Gubernur NTT Frans Lebu Raya. (Foto: Dok. Biro Humas Setda NTT)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Waki Presiden Jusuf Kalla mencurahkan perhatian pada Indonesia tengah dengan memfokuskan pembangunan infrastruktur. 

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI Jendral TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan yang mewakili Presiden RI Joko Widodo, dalam sambutannya mengatakan bahwa Indonesia tengah memfokuskan pembangunan infrastruktur.

“Fokus ini dimaksudkan untuk meretas isolasi di bagian Barat, Tengah dan Timur Indonesia. Pengalihan subsidi BBM merupakan salah satu strategi pemerintah untuk pembangunan infrastuktur. Selain itu pembangunan infrastruktur jalan dan Bandara di Lembata menjadi perhatian serius pemerintah saat ini. Melalui infrastruktur yang mendukung maka transportasi menjadi lancar, orang bisa dengan mudah datang dan berwisata di Lembata,” katanya pada acara puncak peringatan Hari Nusantara (Harnus) tahun 2016 di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/12/2016) pagi.

Melansir siaran pers Kepala Biro Humas Setda NTT Samuel Pakereng yang dikirim kepada moral-politik.com, Rabu (14/12/2016) pagi, Menteri Luhut mengatakan, Sumbawa, NTT ditetapkan sebagai lumbung pangan bagi Indonesia, sehingga kebijakan pemerintah mensubsidi pupuk bagi petani perlu diperhatikan.

Menteri Luhut juga menyampaikan, Pemerintah Indonesia menyiapkan beasiswa khusus Indonesia Timur. Juga perhatian pemerintah di bidang pendidikan melalui Kartu Indonesia Pintar, dilakukan agar anak yang tidak mampu secara ekonomi harus tetap bersekolah. Anak-anak bahkan diberi kesempatan untuk studi di Perguruan Tinggi ternama seperti UI dan UGM sampai pada studi di luar negeri.

“Saya bukan berasal dari keluarga mampu, ibu tidak tamat SD danayah saya seorang supir bus tapi dengan semangat dan ketekunan, saya bisa menjadi seperti ini,” ungkap Luhut sembari bertutur tentang kisah hidupnya.

Sesuai Nawacita “Membangun dari pinggiran”, pungkas dia, menjadi perhatian utama termasuk kawasan timur Indonesia. Membangun dari pinggiran mulai dari Papua, Papua Barat, NTT dan Maluku. Tol Laut yang menghubungkan Indonesia Timur untuk melayani kebutuhan masyarakat juga menjadi perhatian.

Baca Juga :  Andre Koreh dan Kontraktor Tandatangani 68 Kontrak

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button