Home / News NTT / Serang 7 Siswa SD Sarai, MUI NTT unjuk sikap

Serang 7 Siswa SD Sarai, MUI NTT unjuk sikap

H. Abdul Kadir Makarim (tengah). Foto: leimena.org

Bagikan Halaman ini

Share Button

Majelis Ulama Indonesia (MUI), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) unjuk sikap terkait aksi penyerangan terhadap tujuh orang siwa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sabu Raijua (Sarai).

 

 
MORAL-POLITIK.COM : Pengurus MUI NTT H. Abdul Kadir Makarim (Ketua), dan H. Mandarlangi Pua Upa selaku Sekretaris, menyatakan sikapnya atas kasus yang terjadi di Kabupaten Sabu Raijua (Sarai), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepada moral-politik.com, Kota Kupang, Selasa (13/12/2016) MUI NTT menyatakan sangat menyayangkan kasus penyerangan terhadap anak-anak di lingkungan sekolah pada saat kegiatan belajar mengajar.

Menurut Makarim, anak adalah aset bangsa dan merupakan pelanjut peradaban bangsa, oleh karena itu segala bentuk kekerasan terhadap anak akan merusak masa depan bangsa Indonesia.

“Meskipun sudah ada undang-undang perlindungan anak, namun kekerasan terhadap anak di Indonesia tetap saja terjadi dengan berbagai macam modus/latar belakang,” tegasnya.

Untuk itulah sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, MUI NTT menyatakan sikap terkait kasus kekerasan terhadap anak di Sarai sebagai berikut :

Mengecam keras tindakan kekerasan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah terutama saat berlangsung kegiatan belajar-mengajar sebagai tragedi kemanusiaan;

Mendesak kepada pemerintah dan pihak keamanan untuk segera mengusut tuntas kasus ini, menemukan pelakunya, menguak motivasi tindakan tersebut dan segera diumumkan ke publik sehingga mengurangi keresahan masyarakat Sabu Raijua serta dalam rangka validasi informasi kepada publik NTT khususnya Sabu Raijua;

Baca Juga :  Dianggap Ingkar Janji, Warga Golorengket Tagih Janji Yoseph Tote-Ande Agas

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button