Home / News NTT / Soal PDAM Tirta Lontar, Daniel Hurek merasa aneh!

Soal PDAM Tirta Lontar, Daniel Hurek merasa aneh!

Daniel Hurek. (Foto: kupang.tribunnews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang akhirnya harus menuturkan bahwa mereka merasa aneh dengan sikap Pemerintah Kabupaten Kupang terkait PDAM Tirta Lontar.

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Bersikerasnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang yang tidak mau menyerahkan aset PDAM Tirta Lontar kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dinilai aneh. Pasalnya pemerintah pusat punya otoritas kewenangan mengendalikan pemerintah daerah secara makro, maka semua pemerintah daerah harus taat hukum.

Demikian dikatakan Anggota DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek kepada wartawan di Gedung DPRD Kota Kupang, Rabu (14/12).

Menurutnya, apa yang dibuat pemerintah tidak sekedar asal dilakukan tanpa pertimbangan. Faktor pelayanan air yang buruk sebagai penyebab pemerintah pusat ingin mengambil alih pengelolaan aset PDAM yang notabene merupakan aset milik pemerintah pusat, yang diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kabupaten Kupang.

“Kalau pemerintah pusat mau mengambil alih itu hak mereka. Kota Kupang dan Kabupaten adalah bagian dari NKRI. Dalam perspektif kepatuhan kita kepada pemerintah pusat yang memiliki otoritas dan kewenangan mengendalikan pemyelanggaraan pemerintahan di daerah secara makro. Maka kita sebagai penyelanggara pemerintah daerah taat hukum. Karena kita taat patuh pada hukum yang berlaku maka keputusan pusat yang mengacu undang-undang di negara Republik Indonesia harus ditaati,” pungkas Hurek.

Penulis : Nyongki
Baca Juga :  Kiat Walikota Jeriko menyelesaikan masalah tenaga kerja

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button