Home / Sains / Soal SBY berkicau, bisnis pun berkilau…

Soal SBY berkicau, bisnis pun berkilau…

foto: seword.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

Lebaran Kuda adalah istilah baru yang tak di temukan di kamus manapun. Dua kata ini tiba-tiba saha ngetren manakala diujarkan SBY. Bagaimana seword mengupas Lebaran Kuda yang menghebohkan jagad raya itu…?

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Semuanya bermula dari sini, ketika mantan Presiden (You know who I mean lah) menyampaikan pidato dua hari sebelum demo 411. Berikut adalah beberapa baris pidatonya.

“Mari bertanya sebenarnya apa masalah yang kita hadapi ini, dan kenapa di seluruh tanah air rakyat melakukan protes dan unjuk rasa. Tidak mungkin tidak ada sebab, maka mari kita lihat dari sebab-akibat. Tidak ada rakyat berkumpul untuk happy-happy atau jalan-jalan ke Jakarta. Kalau tuntutan rakyat sama sekali tidak didengar, sampai LEBARAN KUDA pun tetap akan ada unjuk rasa. Mari bikin urusan mudah urusan ini, jangan dipersulit. Mari kembali ke kuliah manajemen dan metode pemecahan persoalan, itu kuliah semester satu manajemen kepemimpinan.”

Sejak itu, istilah Lebaran Kuda langsung menjadi terkenal dan menjadi trending topic di Twitter. Istilah ini tersebar dengan kecepatan yang sangat luar biasa di mana-mana, sehingga tidak ada orang yang tidak tahu istilah ini kecuali mereka yang bertapa di goa dan tidak keluar selama bertahun-tahun. Setelah saya pikir-pikir SBY ini jago menciptakan kata-kata yang bikin terkenal. Sebelumnya kata ‘Prihatin’ membuatnya jadi bulan-bulanan orang lain.

Sebenarnya istilah ini mungkin akan biasa-biasa saja jika SBY mengucapkannya di saat lain dalam konteks yang berbeda. Buktinya SBY pernah mengucapkan ini saat membuka Rapimnas Kadin Indonesia pada tahun 2011 lalu. Berikut penggalannya, “Ekonomi luar Jawa harus naik melalui investasi dan perdagangan. Kalau kita cuma menjalankan business as usual atau begini-begini saja dan tak ada upaya, maka sampai lebaran kuda tak akan tercapai.” Saya yakin tidak ada yang mengingatnya, bukan? Tidak heboh sama sekali.

Baca Juga :  Kisah Perjuangan 20 Tahun Kreator "Pokemon Go"

Tapi istilah ini malah tren sekarang, mungkin karena situasi politik saat ini yang lagi ribut—jauh lebih ribut dari gonggongan anjing yang tidak makan tiga hari, makanya istilah Lebaran Kuda menjadi heboh dan dibicarakan di mana-mana. “…sampai lebaran kuda pun tetap akan ada unjuk rasa,” begitulah katanya. Kalimat itulah yang menjadi kontroversi karena membuat banyak orang curiga SBY punya agenda lain. Kalau tidak, bagaimana SBY tahu tetap akan ada unjuk rasa? Dia sendiri yang lempar bumerang yang akhirnya kena ke diri sendiri. Begitulah pemikiran dan anggapan banyak orang. Pernyataannya sendiri yang membuat masyarakat tergiring opininya.

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button