Home / News NTT / Wabub Daniel Asan minta Kadis Andreas percepat pembangunan Bendungan Temef

Wabub Daniel Asan minta Kadis Andreas percepat pembangunan Bendungan Temef

Wakil Bupati Malaka Daniel Asan. (Foto: doc Dinas PU NTT)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Kami belum satu tahun di lantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Malaka. Tadi dikatakan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT bahwa Daerah Irigasi Malaka mendapat juara 3 seluruh Indonesia, dan masuk nominasi 5 besar. Kami gembira, tapi…

 

 

MORAL-POLITIK.COM : Wakil Bupati Malaka Daniel Asan mengapresiasi positif kedatangan Tim Juri sebanyak 5 orang dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabupaten Malaka, untuk melihat secara langsung Daerah Irigasi (DI) Bendungan Benenain.

Di hadapan Kepala Dinas PU NTT Andreas William Koreh dan jajarannya, unsure Forkompinda Malaka, pimpinan SKPD, tokoh masyarakat, para Penjaga Pintu Air, dan P3A, Asan menyatakan bahwa Malaka adalah sebuah kabupaten otonomi baru di Provinsi NTT yang luasnya 101,252 km2, sedangkan jumlah penduduk 188.068 jiwa, dan kepadatan penduduk 1.918km2.

wabub6

 

Menurutnya, di Malaka ada 12 Kecamatan dan 127 Desa. Dari 12 Kecamatan tersebut, 6 Kecamatan daerahnya dataran, sedangkan 6 Kecamatan daerahnya berbukit. “Malaka adalah daerah persawahan yang sangat subur,” tegasnya.

Malaka juga, sambungnya, berbatasan langsung dengan negara Timor Lezte. Jaraknya dari Kantor Bupati hanya 12 km dengan Pos Lintas Batas.

wabub3

 

Birokrat senior di Malaka ini juga berujar, program yang di jalankan oleh pihaknya bersama Bupati Stef Bria Seran adalah Revolusi Pertanian Malaka, dimana harapan kami orang Malaka tidak pernah lagi kekurangan pangan. Sebab Malaka sangat subur, ironis sekali jika masyarakatnya lapar.

Ia juga menyatakan, sampai saat ini pemerintah akan menyiapkan bibit, pupuk dan obat-obatan untuk mendukung progam revolusi pertanian.

Baca Juga :  Komisi I DPRD NTT sikapi Kasus Hutan Adat Pubabu

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button