MORAL-POLITIK.COM : Mendukung calon kepala daerah atau calon apa saja dalam perhelatan politik dijamin Pancasila, UUD 1945 dan The Universal Declaration of Human Right.

Sama halnya dengan keputusan politik dari mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar, yang setelah mendapatkan grasi dari Presiden Joko Widodo, akhirnya menyatakan dukungannya kepada pasangan calon nomor urut dua, Basuki Tjahja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, seusai menonton debat langsung di Auditorium Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017) malam.

Antasari menyebut, dirinya telah memperhatikan secara cermat dan seksama terkait pemaparan tiga paslon untuk menjadi pemimpin Jakarta. Dia pun menyimpulkan bahwa Jakarta butuh pemimpin yang cerdas.

“Jakarta itu perlu pemimpin pikiran yang cerdas, tangan yang gesit, nah itu ada di calon nomor dua,” kata mantan narapidana kasus pembunuhan tersebut.

Menurut Antasari, dia mendukung dengan penuh sadar pasangan yang identik dengan kemeja kotak-kotak itu. Dia menyebut semoga Ahok-Djarot bisa melanjutkan kembali perjuangan mereka lima tahun lagi.

“Saya dukung yang betul-betuk pantas jadi Gubernur, saya lihat itu ada di nomor dua dan mudah-mudahan,” pungkas dia.

 

Penulis  : Yuanita
Editor     : Athen
Sumber : Sindonews.com
Baca Juga :  Ini alasan Dimyati Natakusuma jadi calon hakim MK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here