MORAL-POLITIK.COM : Mutasi adalah rutinitas di ranah pemerintah, baik itu pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

Rutinitas itu bisa menjadi hal yang sangat luar biasa apabila mutasi di lakukan serta merta, tanpa mengacu kepada regulasi kepegawaian yang berlaku.

Hal tersebut sama seperti diungkapkan mantan Wakil Direktris Rumah Sakit Umum Prof. DR. WZ. Johannes Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) Ari Ondok. Menurutnya, mutasi itu sudah menjadi hal yang sangat biasa.

“Ketika ada mutasi di provinsi ini jangan kaget, karena saya salah satu senior di Provinsi ini,” kata Ari Ondok sambil mengucak air matanya saat memberikan sambutan di acara perpisahan di RSU Prof. DR. WZ. Johannes, Kota Kupang, Jumad (13/1/2017) kemarin.

Menurut Ari, hal mutasi, promosi atau perpindahan itu sudah menjadi hal yang sangat luar biasa, tapi bukan biasa di lingkungan pemerintahan, dengan mutasi kali ini berbeda dengan mutasi lainnya, karena saat pelantikan waktu lalu yang dibacakan adalah sekretaris dan kawan-kawan lainnya.

Walaupun saat ini dirinya sudah pindah ke Dinas Koperasi Provinsi NTT, sudah menjadi hal yang sangat luar biasa, dan itu salah satu penghargaan buatnya dari pimpinan atau petinggi di NTT, karena itu merupakan salah satu kewajiban untuk seorang Pengawai Negeri Sipil (PNS).

 

Penulis : Semar Dju
Baca Juga :  Kepala BPS ungkap NTT urutan ketiga termiskin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here