MORAL-POLITIK.COM : Sepekan terakhir ini cuaca di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat buruk, akibat hujan turun cukup deras disertai dengan angin kencang.

Kepala Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Kupang Arnoldus Yansen mengatakan, jadwal penyeberangan Kapal Feri untuk semua tujuan di NTT yang melintasi Pelabuhan Bolok Kupang akan ditiadakan selama empat hari, terhitung dari tanggal 4 Januari 2017 hingga 7 Januari 2017 mendatang.

Menurut Yansen, penutupan aktivitas penyeberangan Kapal Feri tersebut diakibatkan cuaca buruk yang melanda perairan laut NTT semenjak beberapa hari terakhir.

Dijelaskan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini ketinggian ombak di wilayah NTT mencapai 2 meter hingga 4 meter, dengan kecepatan angin mencapai 15 hingga 25 knots. Dan oleh sebab itu, BMKG telah menghimbau ASDP Kupang dan ASDP lainnya yang berada di wilayah NTT untuk segera menghentikan aktivitas penyeberangan di wilayah masing-masing untuk beberapa hari hingga adanya perubahan cuaca ke keadaan normal.

Ia mengaku, akibat dari kondisi perairan laut yang buruk, hari ini dua unit armada Feri tujuan Kupang-Rote yang sudah sempat berlayar akhirnya diarahkan untuk kembali ke Kupang agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ditambahkan, penghentian aktifitas penyeberangan oleh ASDP merupakan kedua kali dalam kurun dua pekan terakhir. Sebelumnya pada akhir Desember 2016 lalu, pihaknya juga menghentikan aktifitas pelayaran di NTT karena kondisi cuaca yang buruk dan tingginya gelombang laut.

 

Penulis : Nyongki
Baca Juga :  Kantor Pemadam Kebakaran Kota Kupang Siap Dipakai, Tapi Butuh Sumur Bor, Gudang & Mess

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here