MORAL-POLITIK.COM : Kepolisian Republik Indonesia terus menunjukkan sikapnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Salah satu kebijakan yang dilakukan oleh Bareskrim Polri yaitu melakukan penahanan terhadap penulis buku “Jokowi Undercover,” Bambang Tri setelah dia ditangkap polisi pada Jumat (30/12/2016) yang lalu.

Sebelumnya, dia dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Michael Bimo atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan atau fitnah.

“Bambang Tri telah dilakukan penahanan setelah dilakukan pemeriksaan pascapenangkapan,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Rikwanto Sabtu (30/12/2016).

Tersangka, kata Rikwanto, tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait tuduhan dirinya bahwa Jokowi memalsukan data saat dia maju sebagai Capres di KPU Pusat.

“Tuduhan dan sangkaan yang dimuat pada buku “Jokowi Undercover” dan media sosial semua didasarkan atas sangkaan pribadi tersangka,” tambahnya.

Analisa fotometrik yang diungkap tersangka tidak didasari keahlian apa pun, namun hanya persepsi dan perkiraan tersangka secara pribadi.

“Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat,” sambungnya

Perbuatan tersangka juga dinilai menebarkan kebencian pada keturunan PKI yang tidak tahu menahu tentang pemberontakan PKI baik di Madiun 1948 maupun 1965.

Baca Juga :  Inilah Segmen 2 Debat Pilkada DKI 2017 hingga Status Terdakwa Ahok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here