MORAL-POLITIK.COM : Pada akhir tahun 2016, ada berita yang cukup ramai di media mainstream Indonesia.

Judulnya:

“Jokowi Pemimpin Terbaik se-Asia dan Australia Versi Bloomberg”

“Bloomberg: Jokowi pemimpin terbaik Asia-Australia 2016”

Setelah ditelusuri lebih jauh ternyata hanya klaim belaka, bloomberg tidak bilang “Jokowi Pemimpin Terbaik se-Asia dan Australia” berikut sumber aslinya:

“Who’s Had the Worst Year? How Asian Leaders Fared in 2016” “And some of the headaches they face in 2017” yang merupakan tulisan David Tweed.

Tulisan yang diposting 29 Desember 2016 itu menyoroti “Siapa yang mengalami Tahun Terburuk? Bagaimana pemimpin Asia menjalani Tahun 2016” dan “Bagaimana Mereka Akan Pusing Menghadapi Tahun 2017”.

Dan pada tulisan Bloomberg itu juga hanya menyoroti 8 (baca: Delapan) negara di Asia dan Australia dari total 50 negara.

Ada 3 aspek yang disoroti dalam artikel tersebut:
1. Currency (kondisi mata uang)
2. Economic Growth (pertumbuhan ekonomi)
3. Approval Rating (tingkat penerimaan publik)

Baca Juga :  MTs Darussalam gondol Piala Lomba Pramuka se Tangsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here