MORAL-POLITIK.COM : Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang meminta pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Dinas Pekerjaan Umum Provinsi NTT untuk segera menyelesaikan pekerjaan galian yang membelah jalan (crossing) di Jalan Timor Raya tepat di kilometer sembilan wilayah Oesapa.

Pekerjaan galian untuk pemasangan gorong-gorong tersebut sudah dikerjakan sejak tahun 2016 hingga saat ini belum kunjung terselesaikan.

“Kami warga Oesapa umumnya sangat kecewa dengan pekerjaan tersebut yang sudah tertinggal begitu lama belum juga selesai. Untuk itu saya minta agar Dinas PU NTT dapat percepat penyelesaiannya,” kata anggota DPRD Kota Kupang Benyamin Mozes Mandala kepada moral-politik.com di kantor DPRD, Selasa (24/1/2017) siang.

Mandala menjelaskan, yang disesalkan warga kenapa bekas galian itu tidak segera ditimbun, sehingga menimbulkan lubang menganga cukup besar di ruas jalan Timor Raya yang sering mengakibatkan kemacetan.

Lebih parah lagi, katanya, lubang menganga yang ditinggalkan kini menjadi kubangan air dan memperparah kondisi jalan, padahal jalan tersebut berstatus jalan negara.

“Dengan meninggalkan lubang menganga di tengah Jalan Timor Raya, maka sangat mengganggu para pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut. Apa lagi dengan kondisi hujan yang terjadi saat ini mengakibatkan terjadi genangan cukup parah sehingga mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan bagi para pengguna jalan yang melintasnya,” tambahnya.

Oleh karena itu, pungkas dia, dirinya mengharapkan kepada siapapun yang punya kewenangan memperbaiki jalan tersebut, segera memperbaikinya karena kondisi jalan seperti itu sangat mengganggu aktifitas kendaraan bermotor yang melintasi ruas jalan tersebut.

Bidang Cipta Karya

Baca Juga :  Musim hujan 2017 diwarnai maraknya kasus percabulan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

21 − = 12