MORAL-POLITIK.COM : Masyarakat eks Provinsi Timor Timur yang tergabung dalam Uni Timor Aswa’in (Untas) mengeluhkan minimnya perhatian Pemerintah Pusat terhadap nasib mereka pasca jajak pendapat 8 Agustus 1999 yang lalu.

Padahal, sebagian besar masyarakat eks Timor Timur lebih memilih bersatu bersama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ketimbang bergabung bersama Negara Timor Leste.

“Selama 18 tahun ketika kami memilih bergabung bersama NKRI, kami tidak diperhatikan. Kami bukan Transmigran, Wisatawan ataupun Imigran. Kami di sini karena kami ingin tetap menjadi bagian dari NKRI, dan kami juga berjuang untuk NKRI, tapi sayangnya kami kurang diperhatikan pemerintah selama 19 tahun,” kata Ketua DPP Untas, Eurico Gutteres dalam sambutannya pada Acara Pelantkan DPP Uni Timor Aswain Periode 2016-2021, yang berlangsung di Hotel Ima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) hari ini, Selasa (31/1/2017).

Kami telah berjuang selama 25 tahun untuk NKRI, tambahnya, untuk mempertahankan Provinsi Timor Timur menjadi bagian dari NKRI.

Pelantikan pengurus DPP Untas juga disertai Acara Refleksi TAP MPR Nomor: V/MPRS/1999 dalam konteks Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, kerjasama antara MPR dan Untas.

 

Hadir dalam kegiatan Pelantikan Pengurus DPP Untas dan Sosialisasi Empat Pilar, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis, Anggota MPR Ri Fraksi PAN asal NTT Syahrulan Pua Sawa, Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Yang diwakili Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik dan Pemerintahan  Vincentcius Jeskial Boekan, dan sejumlah unsur Forkompinda NTT, dan pimpinan SKPD provinsi NTT.

Eurico mengatakan, warga eks Timor Timur yang berada di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, maupun yang berada di daratan Timor secara keseluruhan, sangat mengharapkan perhatian pemerintah pusat, tetapi selama ini tidak ada perhatian. Bahkan sudah berganti beberapa Presiden RI, tidak ada perhatian untuk warga eks Timor Timur.

Baca Juga :  Soal Kedamaian, SBY Minta Perhatian Jokowi dan Masyarakat Aceh!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here