MORAL-POLITIK.COM : Penampilan Agus Harimurti Yudhoyono di kancah politik Pilkada DKI Jakarta tak luput dari cercaan, selain decak kagum.

Analisis pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti yang menyebut Agus Harimurti tentara ingusan ternyata tak hanya geram bagi simpatisan dan pendukung putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Bahkan rival politik SBY pun menyebut Ikrar berlebihan.

Adalah anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Gede Pasek Suardika yang menyebut tudingan Ikrar telah merendahkan Agus secara pribadi ataupun kalangan muda pada umumnya.

Meski Pasek dikenal sebagai loyalis Anas Urbaningrum terang-terangan berseberangan dengan SBY, namun mantan politikus PD itu tetap merasa kagum terhadap Agus.

“Saya banyak berseberangan dengan SBY. Tetapi dengan Mas Agus saya respek dan kagum sejak dulu. Anak muda berprestasi intelektual di atas rata-rata,” ujar Pasek melalui akunnya di Twitter.

Senator asal Bali itu menambahkan, analisis yang menyebut Agus tentara ingusan merupakan tudingan yang merendahkan.

Sebab, Agus yang terakhir berpangkat mayor, dikenal berprestasi selama di TNI dan tercatat sebagai peraih Adhi Makayasa karena menjadi lulusan terbaik di Akadami Militer.

“Menyatakan anak ingusan sama dengan menghina sistem di TNI, sama dengan menghina sekolah Nanyang University dan Harvard tempat Mas Agus dididik,” tegasnya.

Mantan ketua Komisi III DPR itu pun mewanti-wanti para pakar agar tidak mengumbar analisis ke publik tapi posisinya menjadi tim sukses pasangan calon gubernur tertentu.

Baca Juga :  Gagap politik dalam dugaan korupsi di Manggarai Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here