MORAL-POLITIK.COM : Upaya mengatasi persoalan irigasi untuk sarana pertanian di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempunyai target tersendiri.

Jokowi menegaskan bahwa pada tahun 2017 ada pembangnan 30.000 unit embung di seluruh Indonesia.

Jokowi membebankan target tersebut ke Menteri Pertanian, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Hal tersebut diungkapkan Presiden saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Pertanian di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (5/1/2017).

“Tahun ini kita perkirakan target embung harus terbangun tahun ini. Baik yang kecil, sedang, maupun agak besar. Kuncinya ada disitu,” papar Presiden.

Menurut Jokowi, Indonesia dianugerahi air yang melimpah tetapi belum dikelola dengan baik. Dengan pembangunan Embung tersebut diharapkan dapat menjadi solusi irigasi lahan pertanian.

“Saya sampaikan kepada Mentan, Mendes, dan Menteri Pekerjaan Umum, urusi itu yang namanya air. Baik yang berkaitan dengan irigasi, waduk, urus itu. Karena kunci dari peningkatan produksi pertanian adalah air. Tidak ada yang lebih penting dari itu,” tegas Presiden.

Dia menjelaskan, perbaikan irigasi juga meliputi irigasi primer, sekunder, hingga tersier.

“Yang 52 persen rusak dan tidak pernah dibenahi dan diperbaiki, kalau ini diselesaikan dan air bisa mengalir ke sawah-sawah kita, saya meyakini itu akan meningkatkan drastis produksi pertanian kita,” papar Presiden.

Sementara itu, Presiden juga mengatakan pemberian bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani jumlahnya mengalami peningkatan signifikan selama dua tahun terakhir.

Menurutnya, dengan pembahan alsintan maka bisa meningkatkan produksi sektor pertanian.

“Alsintan yang dibagi sebelumnya hanya 4.000 unit, sekarang 180.000 unit, kalau dibandingkan angkanya jauh sekali. Itu dipastikan akan meningkatkan produksi kita,” pungkas Jokowi.

Kompas TV — Jokowi Tegaskan Kembali Kemandirian Pangan

 

Baca Juga :  Khawatir Jadi Sasaran Teroris, 3 Anak Tito Tinggal di Singapura
Penulis  : Pramdia Arhando Julianto
Editor     : Aprillia Ika, Erny
Sumber : Kompas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here