MORAL-POLITIK.COM : Presiden Jokowi mengingatkan kepada para direktur BUMN agar tak menggubris bila ada orang yang mencatut nama dirinya demi memburu rente.

Jokowi sendiri tak suka namanya dibawa-bawa untuk kepentingan kantong oknum.

“Nggak mau nama saya dipakai-pakai,” kata Jokowi di depan ratusan direktur BUMN di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

Dia berbicara dalam pembukaan Executive Leadership Program (ELP), yakni pelatihan untuk para direktur BUMN. Orang yang mencatut nama Jokowi sebaiknya diabaikan saja dan tak usah dipercaya.

“Jangan sampai ada yang datang atas nama saya,” kata Jokowi.

Dapat dipastikan, bila ada yang berbuat demikian, itu hanya sebatas klaim belaka. Karena Jokowi tak pernah mau namanya dibawa-bawa untuk maksud di luar konteks pemerintahan yang dia jalankan.

“Nggak. Siapa pun. Entah orang dekat saya, entah saudara saya. Nggak ada,” kata Jokowi.

Dia merasa perlu mengingatkan soal modus pencatutan nama ini agar para pejabat BUMN tak mudah dibohongi. Jokowi ingin BUMN bisa berjaya.

“Saya ingatkan, kenapa saya ingatkan, karena saya mencintai Saudara-saudara semuanya. Jangan sampai kena (ulah oknum demikian),” ujar Jokowi.

Penulis  : Danu Damarjati
Editor     : Athen
Sumber : Detik.com
Baca Juga :  "KPK Vs Polri, ataukah KPK Vs Budi Gunawan?"

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 + = 16