MORAL-POLITIK.COM : Cyber army merupakan sebuah fenomena yang mulai merebak seperti virus saat pilpres 2012 yang lalu.

Tentu masih segar dalam ingatan kita betapa begitu militannya para cyber army menyebar fitnah, gosip, dll. Penulis sendiri melihat begitu berjamurnya pasukan seperti ini membuat artikel-artikel tak bermutu yang benar-benar kualitas anak smp di Kompasiana, belum lagi berbagai forum dan ruang komentar yang full dengan pasukan ini.

Menjelang pemilu Jakarta yang lalu, cyber army kembali muncul. Kita tahu sendiri yang diserang adalah pasangan Jokowi-Ahok. Hanya mereka, tidak ada pasangan lain yang diserang sekeji ini. Bila ada 2 pasangan A dan B, sedangkan hanya B yang diserang, tentu saja menurut logika umum pasangan A lah yang merupakan dalangnya.

Namun mengingat masih ada asas praduga tak bersalah, maka kita tidak diperbolehkan menuduh pasangan A, sebelum ada bukti yang jelas. Masalahnya adalah : Tidak mungkin mendapat bukti yang jelas, kecuali pelaku menuliskan fitnahnya melalui facebook yang mencatutkan identitasnya (fitnah kok pake identitas asli, kurang professional orang ini wkwkk).

Cyber Army Sebagai Tim Hore

60Gambar diatas diambil dari :

(http://megapolitan.kompas.com/read/2016/12/29/22444411/agus.angkat.bicara.soal.konsep.rumah.terapung.yang.jadi.perbincangan.netizen)

Baca Juga :  Malas bercinta akhirnya Penduduk Jepang menyusut drastis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here