MORAL-POLITIK.COM : Sejarah selalu memberikan tempat bagi mereka yang mencurahkan segala pikiran, tenaga, bahkan nyawanya tanpa pamrih demi kemanusiaan.

Bagi Rm. Lorens Noi, Pr gereja Katolik bukan hanya semata-mata tentang perayaan saja.

“Gereja Katolik bukan gereja perayaan saja tetapi gereja perjuangan. Kita diutus ke dalam medan-medan perjuangan hidup,” ujarnya kepada VoxNtt.Com saat ditemui di Pastoran Paroki St. Thomas Morus pada Kamis (12/1/2017) pagi.

Gereja sebagai komunitas harus mewujudkan kehadiran Allah dalam bentuk pelayanan kasih kepada sesama melalui aksi solidaritas.

Menurutnya, solidaritas adalah aktus yang bersumber dari ajaran Yesus tentang cinta dan kasih.

“Solidaritas Allah terhadap manusia yang paling agung itu terwujud dalam peristiwa kelahiran Yesus dimana Allah menjadi manusia,” ujarnya.

Natal atau reinkarnasi Allah adalah cara Allah bersolidaritas dengan penderitaan manusia. Oleh karena itu, manusia juga harus melanjutkannya dengan berbuat baik pada sesama, membantu sesama yang menderita.

“Seperti Yesus katakan; ketika aku lapar kamu memberi aku makan, ketika aku haus kamu memberi aku makan,ketik aku seorang asing kamu memberi aku tumpangan dan ketika aku seorang tahanan kamu melawati aku,” ujarnya merujuk pada salah satu perikop dalam injil.

Solidaritas Allah kepada manusia ini lah yang menjadi dasar mengapa dirinya menganggap penting untuk membangun solidaritas antarsesama.

Baca Juga :  Kisah Arcandra Bisa Jadi Menteri ESDM Kabinet Kerja Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here