MORAL-POLITIK.COM: Banyaknya pemilik hotel yang tidak melaporkan pajak secara benar, mendorong Dinas Pendapatan Daerah Kota Kupang untuk memikirkan solusi cerdasnya.

“Kami telah membentuk tim pemantau kunjungan tamu, yang dinamakan Tim “silent”. Tim itu hanya bertugas di depan hotel-hotel untuk memantau kunjungan di Hotel,” kata Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Kupang Jefri Pelt kepada wartawan di Kota Kupang, Jumat (6/1/2017) siang.

Tim ini, katanya, mempunya tugas hanya berdiri dan memantau kunjungan di hotel-hotel yang menurut anggapan dinas tidak melaporkan pajak secara benar. Tim ini sudah dibentuk selama tiga tahun.

Keberadaan “Tim Silent” sangat bermanfaat karena, banyak laporan dari hotel yang tidak sesuai dengan pengamatan tim. Untuk tahun 2016 yang lalu sudah 12 kasus pelaporan pajak yang tidak sesuai dengan pengamatan tim.

“Tim silent tugasnya mengamati hotel yang dicuragai pelaporan pajaknya tidak sesuai. Setelah mendapat masukan dari tim silent, maka saya sendiri akan memimpin sejumlah staf untuk mengecek kebenaran laporan tersebut, dan ternyata berdasarkan pengamatan tim silent, hampir semuanya benar. Tim silent sudah kerja sejak tahun 2015, dan hampi semua daerah menerpakan pola yang sama, hanya saja nama tim sering beda. Di daerah lain tim seperti ini ada tapi mereka menyebutnya tim nongkrong,” katanya.

Menurutnya, jika ditemukan adanya perbedaan dari pelaporan hotel dan pengamatan tim maka pihaknya akan turun melakukan pemeriksaaan catatan. Apabila ada kekeliruan maka akan diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Kekurangan Bayar (SKPKB) kepada pemilik hotel untuk membayar kekurangan dari kekeliruan pelaporan, dan apabila kejadian serupa terulang kembali maka dinas akan mengeluarkan SKPKB Tambahan.

“Realita dari self assessmnet. Kadang hotel pakai dua buku. Satu untuk internal yang kedua untuk pajak. Laporan pajak yang mencurigakan, akan langsung diperiksa kepala dinas. SK sudah dikeluarkan belasan hotel, khususnya hotel kecil,” pungkas dia.

Baca Juga :  Setya Novanto resmikan 6 sumur bor di NTT

 

Penulis : Nyongki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here