MORAL-POLITIK.COM : Sebuah video tentang seorang pemuda yang memaki Polisi akhirnya menjadi viral di Facebook.

Video yang diunggah oleh akun “Greater Indonesia” pada 5 Januari ini memperlihatkan aksi seorang pemuda yang memaki seorang petugas kepolisian karena tidak terima ditegur akibat memarkirkan mobilnya di pinggir jalan.

Video yang berdurasi 5.41 menit itu menggambarkan suasana jalanan di Simpang Lima, Banda Aceh, Aceh, di malam hari. Di awal video tersebut terlihat sebuah mobil patroli petugas kepolisian dengan lampu rotator berwarna merah yang terang memberikan imbauan kepada pengguna jalan untuk tidak memarkirkan kedaraannya di bahu jalan karena membuat macet.

“Jangan diparkir di pinggir jalan. Jalan, tidak ada yang memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Rambu-rambu jelas,” ujar petugas dalam video tersebut.

Setelah mobil patroli itu berlalu, terlihat seorang petugas kepolisian sedang menghampiri sebuah mobil minibus berwarna putih yang parkir di pinggir jalan dan menyuruh pengendara mobil tersebut untuk jalan. Sesaat petugas itu mendekat, pengendara mobil tersebut pun melajukan mobilnya perlahan mengikuti instruksi Polisi.

Setelah itu, polisi kembali menyuruh 3 mobil lainnya untuk tidak parkir di bahu jalan. Perintah itu pun ditaati oleh 3 mobil lainnya.

Terakhir, petugas tersebut melihat mobil sedan hatchback merah terparkir di bahu jalan. Tiba-tiba ada seorang pemuda yang mengakui sedan tersebut adalah mobilnya. Namun, bukannya memindahkan mobil tersebut, pemuda itu malah marah-marah ke petugas polisi.

Terdapat dua mobil lagi yang diberi imbauan oleh petugas tersebut untuk tidak parkir di pinggir jalan. Setelah memberi imbauan pada tiga mobil, petugas tersebut terus berjalan menghampiri sebuah sedan merah yang terlihat parkir di pinggir jalan.

“Tolong pindahkan,” ujar petugas ke pemilik mobil.

Baca Juga :  Gaya hidup Cinta Laura di Amerika

“Boleh berhenti sebentar?” tanya pemilik mobil ke petugas.

“Oh tidak boleh,” ucap petugas kepada pemilik mobil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here