MORAL-POLITIK.COM : Presiden Joko Widodo baru saja didaulat oleh Bloomberg sebagai Presiden yang mencatatkan rapor sebagai pemimpin terbaik atau paling unggul di antara para pemimpin Asia-Australia pada tahun 2016.

Menurut catatan Bloomberg, Jokowi satu-satunya pemimpin negara yang memiliki performa positif dalam seluruh aspek yang dinilai, yaitu menaikkan kekuatan nilai tukar (2,41 persen), menjaga pertumbuhan ekonomi tetap positif (5,02 persen skala tahun ke tahun) dan memiliki tingkat penerimaan publik yang tinggi (69 persen).

Hal ini pada akhirnya menepis tanggapan miring lawan politik dan kubu yang tidak menyukai Jokowi. Jokowi mampu dan sanggup memperbaiki Indonesia di tengah terpaan kondisi ekonomi dunia yang memburuk dan warisan utang dan masalah dari Presiden sebelumnya. Kerja Jokowi sepanjang tahun ini memang pantas diganjar dengan pengakuan dari Bloomberg tersebut. Kita bisa melihat sendiri bagaimana Jokowi kerja mati-matian untuk memperbaiki Indonesia di tengah serangan politik yang terus menerpanya.

Meski didaulat sebagai Presiden dengan rapor terbaik, Jokowi tetaplah Presiden ndeso. Jabatan Presiden tidak pernah mengubah ndesonya Pak Jokowi. Jokowi tetap saja tampi apa adanya, bersahaja, dan tidak sungkan mengerjakan hal-hal kecil dan sepele bagi orang lain.

Kita masih ingat ketika Presiden disindir dan dikritik karena ngurusin uang 10 ribu dalam saber pungli, bukannya mengelak dan ngeles, Jokowi malah bangga karena mengurusi hal-hal kecil seperti itu. Karena itu sudah menjadi masalah yang mengganggu masyarakat bawah dan memang termasuk slaah satu revolusi mental yang diusungnya.

“Jangankan puluhan atau ratusan juta, urusan Rp 10 ribu juga akan saya urus. Ini kan kecil-kecil tapi menjengkelkan, kecil-kecil meresahkan. Kecil-kecil tapi dari Sabang sampai Merauke. Ada di kantor-kantor, pelabuhan-pelabuhan, jalan-jalan dan lain-lain, ini kan bisa triliunan jadinya,” terang Jokowi.

Baca Juga :  Anies sindir Rapor Kinerja Pemprov DKI Merah

Bukankah kerjaan Jokowi mengurus yang recehan seperti inilah yang membuat dia juga mendapat rapor yang bagus?? Mengejar dan menindak para pelaku pungli akan membawa angin segar dalam dunia investasi dan industri yang sering menjadi sasaran pungli recehan yang jumlahnya jika diakumulasikan bisa mencapai triliyunan rupiah. Pungli juga lah yang sering membuat orang malas berinvestasi di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here