MORAL-POLITIK.COM : “Ini, sudah terdakwa, bos,” kata Ahok, menunjuk diri sendiri.

Calon Gubernur DKI Jakarta petahana, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menganggap kasus yang dapat menjerat calon Wakil Gubernur DKI, Sylviana Murni, belum seberapa jika dibanding kasus yang telah menjerat dirinya.

Saat ini Ahok merupakan terdakwa kasus penodaan agama akibat menyitir surat Al Maidah.

Sylvi, pasangan calon Gubernur DKI, Agus Harimurti Yudhoyono, belakangan diperiksa polisi terkait dana hibah pramuka. Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam pembangunan masjid di kantor Wali Kota Jakarta Pusat yang dibangun pada saat Sylvi menjabat Wali Kota Jakarta Pusat.

Mantan Deputi Gubernur DKI bidang Pariwisata dan Kebudayaan itu juga sempat menjadi Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka DKI yang bertanggung jawab atas pengelolaan dana hibah pramuka pada saat itu. Namun Agus Yudhoyono, pasangan Sylvi di Pilkada DKI, sebelumnya menilai bahwa penyelidikan kasus Sylvi “beraroma” politik.

Hal itu lantas ditanggapi Ahok. “Ini sedikit-sedikit politisasi. Tersangka saja belum. Ini (Ahok), sudah terdakwa, bos!” ujar Ahok di sela-sela blusukan di Kawasan Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin, 23 Januari 2017.

Ahok berpandangan bahwa kasus yang menjeratnya justru lebih kental unsur politisasi. Ahok menilai menjadi terdakwa hanya karena pernyataan yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai penodaan agama. Hal itu, katanya jelas tak bisa dilepaskan dari kontestasi di Pilkada DKI Jakarta.

Meski demikian, Ahok menambahkan, alih-alih mengeluh, ia memilih untuk terus menjalani proses hukum. Dia menekankan bahwa kasus itu tidak akan menggugurkan niatnya untuk menjadi Gubernur DKI periode 2017-2022.

“Saya saja menjalani hukum. Biar pengadilan yang membuktikan saya salah atau tidak,” pungkas Ahok.

Baca Juga :  Khawatir Jadi Sasaran Teroris, 3 Anak Tito Tinggal di Singapura
Penulis  : Ezra Natalyn
Editor     : Athen
Sumber : VIVA.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here