Home / Populer / Petinggi Demokrat anggap pemeriksaan Sylviana dipaksakan

Petinggi Demokrat anggap pemeriksaan Sylviana dipaksakan

KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG -- Mantan Walikota Jakarta Pusat, Sylviana Murni tiba di gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (30/1/17). Ia diperiksa terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Kwarda Pramuka DKI Jakarta tahun anggaran 2014 dan 2015.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto, mengaku kaget saat calon Wakil Gubernur yang diusung partainya, Sylviana Murni, diperiksa polisi terkait dugaan korupsi pembangunan Masjid Al Fauz.

Ia menilai, pemeriksaan dugaan korupsi kasus pembangunan masjid di Kantor Walikota Jakarta Pusat itu terkesan dipaksakan.

“Tentunya kami kaget sekali kok ada masalah seperti ini. Seolah ada hal yang harus dicari-cari dan ini kebetulan Bu Sylvi kan calon Wakil Gubernur, sehingga tentunya akan memengaruhi performance apabila ini ada permasalahan yang berkenaan dengan beliau,” kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (30/1/2017).

Hal itu, kata Agus, terlihat dari pemeriksaan sebelumnya terkait dana bantuan sosial (bansos). Dalam pemeriksaan tersebut, menurut Agus, justru menunjukan keanehan.

“Buktinya yang kemarin disangkakan soal bansos salah, ternyata itu hibah, dan hibahnya ada SK-nya (Surat Keputusan), SK yang tanda tangan Pak Jokowi, pada waktu itu Pak Jokowi Gubernur DKI,” ujar Agus.

Ia meminta, semua pihak menjaga kondusifitas politik menjelang hari pencoblosan agar semua berjalan lancar.

“Sehingga marilah kita fokus ke arah sana, kita hormati tata laksana peraturan perundangan. Manakala kandidat sedang berlaga, kita berikan kesempatan sebaik-baiknya untuk memperkuat performance-nya,” lanjut dia.

Baca Juga :  Megawati serahkan kepada Puan tim pemenangan Jokowi

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button