Plt. Walikota Kupang Johanna Lisapaly (kiri). Foto: Ist.

MORAL-POLITIK.COM – Pemilihan Walikota-Wakil Walikota Kupang tinggal sebulan lebih lagi, tepatnya pada 15 Februari 2017 mendatang.

Plt. Walikota Kupang Johanna Lisapaly mengingatkan kepada masyarakat Kota Kupang dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar turut berpartisipasi menggunakan hak politiknya.

“Namun untuk ASN saya meminta untuk tidak terlibat dalam politik praktis, karena sanksinya cukup tegas, yang bisa sampai pada pemecatan,” kata Plt Johanna kepada wartawan di Balai Kota Kupang, Rabu (4/1/2017).

Menurutnya, sebagai warga negara yang baik, setiap warga negara termasuk ASN harus menggunakan hak politiknya, tetapi khusus ASN diharapkan jangan sampai terlibat terlalu jauh dalam berpolitik praktis, karena sudah ada aturan yang membatasi ASN untuk terlibat lebih jauh.

Dikatakan, sudah menjadi rahasia umum bahwa setiap ajang pilkada banyak PNS yang terlibat politik praktis karena diiming-imingi jabatan, jika politisi yang didukungnya menang dalam pilkada, tetapi untuk pilwalkot Kupang, dirinya sangat mengharapakan agar para ASN tidak terlibat terlalu jauh dalam pilwalkot, karena dapat merusak citra ASN, dan ada sanksi ikutan yang didapat oleh ASN.

Oleh karena itu dirinya mengaharapkan para ASN dapat menempatkan diri dalam posisi yang seharusnya, sehingga tidak terkenan dampak dari keterlibatannya di kemudian hari.

Penulis : Nyongki

 

Baca Juga :  Sekwan Adrianus Lusi: KKD tinggi, otomatis tunjangan naik...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

9 + = 18