MORAL-POLITIK.COM : Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mendapat undangan untuk menghadiri pelantikan presiden terpilih Amerika Serikat ke-45 Donald Trump pada Jumat (20/1/2017) waktu AS atau Sabtu (21/1/2017) WIB.

Sementara, Ketua Umum Partai Perindo, Harry Tanoesoedibjo (HT), mendapat undangan khusus dari Trump untuk berada di US Capitol, Washington DC.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi mengaku sudah mengecek ke Menteri Sekretaris Negara Pratikno perihal undangan dari AS. “Undangan belum ada, saya sudah tanya kemarin ke Pak Pratikno,” kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (20/1/2017).

Menurut Johan, pada dasarnya, Jokowi berharap hubungan Indonesia dan Amerika Serikat tetap berlangsung baik di bawah kepemimpinan Trump.

Namun, tetap akan ada persiapan yang dilakukan internal pemerintah dalam mengantisipasi berbagai kebijakan yang dijalankan Trump.

“Antisipasi perubahan global-lah, istilahnya. Intinya, perubahan global itu diantisipasi Pemerintah Indonesia, termasuk Donald Trump sebagai presiden,” ucapnya.

Sementara itu, HT sudah berada di Trump International Hotel & Tower di Manhattan, New York, pada Rabu (18/01/207). Pendiri MNC Group tersebut mendapat undangan karena merupakan rekan bisnis Trump.

Trump memiliki dua investasi besar di Indonesia yang bekerjasama dengan MNC Group, yakni proyek pembangunan Trump International Hotel & Tower Bali dan Trump International Hotel & Tower Lido di Bogor, Jawa Barat.

Editor     : Athen
Sumber : Politiktoday.com
Baca Juga :  7 Temuan BPK NTT di Kabupaten Manggarai Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here