Home / Sejarah / Puluhan peti berisi jasad TKI dikirim ke NTT

Puluhan peti berisi jasad TKI dikirim ke NTT

Bagikan Halaman ini

Share Button

peti1(AFP /Getty) NTT menempati urutan kesembilan pengiriman tenaga kerja ke luar negeri selama ini. Provinsi ini hanya mengirimkan 2.000-4.000 warganya setiap tahun, dari enam juta pekerja di seluruh Indonesia yang merantau ke negeri tetangga. Namun, kasushumantrafficking asal NTT yang tertinggi di Indonesia, kata seorangpegiat LSM.

Ratusan orang beriringan, berjalan dengan muram menuju kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang, pada suatu malam, pertengahan November tahun lalu.

Mereka membawa karangan bunga dan batu yang bertuliskan sejumlah nama. Setelah sampai di depan kantor gubernur, mereka meletakkan batu-batu itu, menyalakan lilin, dan berdoa. Nama-nama di batu adalah mereka yang sudah tutup usia, sebagian diduga sebagai korban pencurian organ tubuh.

Yuliana Selan, 42 tahun, dan Metu Salak Selan, 47 tahun, bergabung dalam aksi di kantor gubernur hari itu. Anak mereka, Yufrinda Selan, 19 tahun, dipulangkan pada 14 Juli 2016 lalu dalam sebuah peti mati setelah hampir setahun merantau ke Malaysia. Pada peti matinya tertera keterangan pendek: bunuh diri.

Yuliana dan Metu telah puluhan kali muncul sejak nama anaknya menjadi pemberitaan. Mereka berusaha mencari keadilan untuk kematian Yufrinda, yang hingga saat ini tidak diketahui penyebabnya. Mereka mendatangi kantor polisi, rumah sakit, hingga jalanan untuk aksi damai.
Kabar kehilangan

Semua kerepotan ini berawal dari kabar hilangnya Yufrinda pada 2 September 2015 lalu.

Usai menjaga kebun miliknya, sekitar pukul 18.00, Yuliana pulang ke rumah dan mendapati anak ketiganya itu tak ada di rumah.

Yuliana bertanya pada kedua orang tuanya, tetangga, teman, tak ada yang tahu. “Saya mencari sampai satu pekan, bertanya-tanya, tapi tidak ada yang tahu,” katanya kepada wartawan yang melaporkan dari Kupang, Febriana Firdaus.

Baca Juga :  Mgr. Petrus Turang mengenang 200 Tahun Lagu Malam Kudus

< 1 2 3 4 5 6 7 8>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button