MORAL-POLITIK.COM : Derasnya arus penolakan terhadap kegiatan yang diduga pelatihan dari TNI terhadap para anggota Front Pembela Islam (FPI) di Lebak, Banten, memancing reaksi dari pihak TNI.

Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) menegaskan bahwa interaksi yang mereka lakukan dengan para anggota Front Pembela Islam (FPI) di Lebak, Banten sepanjang Kamis dan Jumat pekan lalu bukan pelatihan militer seperti yang dihebohkan di media sosial.

Di akun Twitternya, Puspen TNI mengatakan kegiatan itu hanya outbound saja.

“News flash..TNI latih FPI semata2 untk menanamkan latihan kedisiplinan (outbound) bukan latihan militer..cekidot…!!” tulis akun @Puspen_TNI, yang merupakan akun resmi lembaga tersebut, Minggu (8/1/2017).

 

dua

Dalam cuitan tersebut ditautkan juga berita dari Tempo.co di mana Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi Kolonel Desi Ariyanto mengatakan bukan hanya anggota FPI saja yang ikut dalam kegiatan tersebut.

Namun dalam berita itu Desi mengatakan terjadi kesalahan prosedur perizinan dalam kegiatan oleh Kodim Lebak tersebut karena tidak ada pemberitahuan kepada Komandan Resort Militer dan panglima Komado Daerah Militer.

 

Penulis  : Heru Andriyanto/HA
Editor     : Athen
Sumber : BeritaSatu.com
Baca Juga :  Kisah Lindsey, Pasien Cangkok Rahim Pertama di Amerika Serikat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here