MORAL-POLITIK.COM : Mahasiswa dikenal sebagai manusia yang memiliki intelektual tinggi jika dibandingkan dengan pelajar.

Namun ironisnya, terjadi banyak kasus seks bebas yang dilakukan oleh oknum-oknum mahasiswa yang ada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Perilaku seks di kalangan mahasiswa di Kota Kupang, khususnya di wilayah Oesapa Timur disebabkan oleh pergaulan bebas dan kos bersama laki-laki di luar pernikahan,” kata Rektor Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang Franky Salean kepada moral-politik.com di Kota Kupang, beberapa waktu silam.

Menurut Franky Salean, ketika para mahasiswa tinggal sama-sama terjadilah hubungan seks, setelah berhubungan seks ada yang hamil, kalau sudah hamil terkadang para mahasiswa mulai aborsi anaknya lalu buang di tempat yang sama.

Frengky menyatakan, dirinya sering menghimbau kepada mahasiswa UKAW jangan buat hal-hal yang tidak di inginkan sebelum masuk di ranah hukum, dan kedepan ia akan berkunjung ke setiap kos-kosan melalui pendidikan seks yang ada di wilayah Oesapa, karena di Oesapa kebanyakan mahasiswa Unkris.

Kegiatan pendidikan seks ini dilakukan kedepan supaya mahasiswa Unkris tidak terkena penyakit yang tidak di inginkan, karena dirinya mau menekankan empat hal yaitu menyangkut bahaya seks bebas, penggunaan narkoba, penyakit HIV/AIDS, dan kasus aborsi.

“Saya menghendaki para mahasiswa harus memahami betul bahaya dari keempat hal tersebut supaya bisa menghindarinya,” pungkas dia.

 

Penulis : Tim/SD

 

 

 

Baca Juga :  "Jurus" Menteri Susi bikin harga ikan melonjak di Malaysia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here