Di batas imajiner,

Camar putih merangkai huruf-huruf tua.

Kisah itu dari Roterdam

Tempat keagungan white collonialism.

Apa kabarmu?

Diantara lalu lalang perahu dan angin yang singgah di dermaga.

Nafasmu berakrab dengan ombak,

Tempat batu karang berdoa.

Bercerita tentang malaikat, gold, gospel, glory

Anak kandung sejarah ingin menatap kota lebih lama

Sementara musim menginginkan pergi.

 

Oleh*
Everd Scor Rider Daniel
Baca Juga :  Anakmu Dibuta Bata (Puisi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here