Home / News NTT / Tim Relawan laporkan Kepsek ke Polda NTT

Tim Relawan laporkan Kepsek ke Polda NTT

foto: semar dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM :  Tim Seknas Jokowi provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jenggala Center NTT bersama penasehat hukumnya berencana melaporkan para Kepala Sekolah (Kepsek) ke Polda NTT, Selasa (31/2/2017) besok.

Selain para guru, tim relawan juga akan melaporkan oknun pegawai pemerintah Kota Kupang yang diduga kuat terlibat dalam kisruh penahanan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Tim relawan itu terdiri dari dua kelompok yakni, Non Litigasi yang diketuai Rudy Tokan, dan Litigasi dipimpin John Richardo.

“Besok kami bersama orangtua siswa akan membuat laporan ke Polda NTT, karena sudah ada bukti penyimpangan. Totalnya ada 80 SD, 20 SMP dan 20 SMA/SMK yang kami laporkan besok,” tegas Ketua Jenggala Center NTT John Richardo kepada sejumlah wartawan, Senin (30/1/2017).

Menurut John, pihaknya melakukan laporan polisi karena para guru dan oknum pemerintah Kota Kupang telah terbukti melakukan perbuatan melawan hukum.

Kornelis Kopong Sanga, salah satu penasehat hukum mengatakan, dana PIP tidak perlu diverifikasi lagi oleh pihak sekolah karena sudah di verifikasi oleh pihak kementerian melalui Surat Keputusan (SK).

“PIP itu sudah menjadi hak siswa karena nama siswa penerima bantuan sudah di verifikasi melalui SK oleh kementerian. Sehingga sekolah tidak perlu beralasan lagi,” ujar Kopong Sanga.

Ketua Tim Penasehat Hukum Roy Rening menambahkan, persoalan penahanan hak siswa ini merupakan persoalan nasional karena program PIP merupakan program presiden.

Baca Juga :  Yogerens Leka: 192 kapal nelayan kapasitas GT7 telah kantongi sertifikat

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button