MORAL-POLITIK.COM : Jelang waktu pencoblosan di Pilkada DKI Jakarta, isu semakin santer merebak. Terakhir yang dilanda isu panas adalah pasangan Nomor Urut 1 Agus-Sylvi.

Juru Bicara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Rico Rustombi angkat bicara mengenai perkembangan isu makar yang kini disangkut-pautkan dengan Agus-Sylvi. Menurut Rico, publik sangat perlu memahami konstruksi isu politik ini.

Dia menjelaskan, sumbangan suami Sylvi, Gde Sardjana kepada tersangka kasus dugaan makar, Jamran, bersifat persahabatan dan kemanusiaan. “Tidak ada kejahatan dalam urusan itu. Melalui pers kami ingin publik memperoleh berita yang jernih tentang kasus ini sehingga terhindar dari pemberitaan insinuatif yang beredar di media sosial, bahwa seolah-olah itu bersangkut-paut dengan paslon kami,” kata Rico, Sabtu (31/12).

Dalam hal menyangkut Zamran, Rico menyatakan, Jamran sedang diperiksa untuk kasus dugaan makar. “Itu amplifikasi politiknya sangat kuat. Apa perannya? Apakah dia masuk dalam konspirasi politik makar? Atau dia dimasukkan dalam teori konspiratif yang disusun seseorang? Di sinilah pentingnya sifat kritis pers dalam membaca peristiwa politik yang dihebohkan sebagai makar itu,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh proses hukum tentu harus dalam rangka penegakan keadilan. “Karena nuansa politik pasti sangat tinggi dalam kasus ini, maka kami menginginkan adanya sikap yang tak memojokkan paslon kami dalam isu yang sangat rawan dimanfaatkan untuk keuntungan pihak lain,” katanya.

“Kami tetap mengikuti kompetisi politik yang jujur dan bersih, dan percaya bahwa publik tak mudah dimanipulasi oleh pemberitaan yang bernada negatif dan tendensius,” pungkas dia.

 

Penulis  : Carlos KY Paath/YUD
Editor     : Erny
Sumber : Suara Pembaruan, Beritasatu.com
Baca Juga :  "Kasus Pelantikan" Budi Gunawan bisa ke upaya memakzulkan presiden?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here