Home / News NTT / 22 ribu warga kesal, direkam e-KTP tapi sia-sia !

22 ribu warga kesal, direkam e-KTP tapi sia-sia !

foto ilustrasi. (palembang.tribunnews.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Sampai detik ini sudah 22 ribu lebih warga Kota Kupang yang telah merekam biodatanya untuk mendapat Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Sayangnya, mereka harus menelan kecewa mendalam lantaran ketiadaan blangko e-KTP.

“Sebagaian warga hanya mendapatkan Surat Keterangan Kependudukan yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang, atas kebijakan Kemendagri RI,” kata Sekretaris Dispendukcapil Kota Kupang, Hendrik Kaborang, kepada wartawan di Kota Kupang, Senin (20/2/2017) siang.

Kaborang mengatakan, animo masyarakat melakukan perekaman e-KTP cukup tinggi. Bahkan setiap hari, banyak masyarakat yang datang memadati kantor camat di enam kecamatan untuk merekam e-KTP. Namun karena blangko e-KTP belum tersedia, masyarakat yang telah merekam e-KTP, hanya mendapatkan surat keterangan kependudukan.

“Dari hasil koordinasi dinas dengan kementerian, Blangko e-KTP belum tersedia. Kami sangat mengharapkan agar pengadaan blangko e-KTP bisa dipercepat agar masyarakat bisa memperoleh KTP secepat mungkin,” katanya berharap.

Martinus Bobo

Sementara itu, salah satu warga Oesapa, Martinus Bobo, kepada media ini mengeluhkan belum tersedianya blangko e-KTP, padahal dirinya sudah melakukan perekaman sejak tahun lalu.

Dengan kekosongan itu membuat saya kesulitan untuk melakukan aktifitas yang membutuhkan KTP. Sebab saat ini, mau melamar pekerjaan ataupun berbagai keperluan lainnya, membutuhkan KTP sebagai identitas diri.

 

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Jeriko ingin percepat pelayanan publik berbasis teknologi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button