MORAL-POLITIK.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang ungkap besarnya masyarakat yang tidak menggunakan hak pilih di Pilkada Kota Kupang.

Dari total pengguna hak pilih (DPT, DPPh, DPTb) sebanyak 241.099 pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang tahun 2017, cukup banyak pemilih yang tidak menggunakan hak politiknya.

Sesuai data yang masuk di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang, yang tidak menggunakan hak pilih (Golput) sebanyak 74.478 pemilih.

“Kalau dipresentasikan, cuma 70 persen warga Kota Kupang yang menggunakan hak politiknya,” kata Anggota KPU Kota Kupang, Lodowik Fredik kepada wartawan di Kota Kupang, Senin (27/2/2017).

Menurutnya, trend pemilih yang tidak menggunakan hak politik cenderung menurun dibandingkan pemilihan presiden tahun 2014 lalu. Pada pilpres lalu jumlah pemilih di Kota Kupang yang berpartisipasi sebanyak 72 persen dari total DPT dan DPPh.

Dikatakan, meskipun partisipasi rendah dalam pilkada kali ini, namun ada yang menarik dalam moment pilkada kali ini, yaitu partisipasi pemilih yang terdaftar sebagai pemilih tambahan (DPTb), yang menggunakan e-KTP dan surat keterangan Dispendukcapil untuk mencoblos, jumlahnya cukup besar, yakni 5.408 pemilih. Selain itu, jumlah surat suara tidak sah akibat salah dalam mencoblos sebanyak 1.716 surat suara.

 

Penulis: Nyongki
Baca Juga :  Plt. Johana pastikan mutasi akhir Desember 2016