Home / News NTT / Badai hajar warga Lio, Pemkab Sikka cuek

Badai hajar warga Lio, Pemkab Sikka cuek

Bencana badai di Kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur. (foto: angga lispro/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Bencana angin kencang atau badai yang menimpa Kabupaten Sikka, khususnya di Kecamatan Paga, Tanawawo, dan Mego membuat ratusan rumah warga masyarakat Lio rusak parah.

Masyarakat tersebut ibarat sedang berduka. Bayangkan saja ratusan rumah mereka rusak parah, tanaman yang menjadi sumber kehidupan mereka rusak berat, ditambah lagi sampai hari ini belum ada perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sikka untuk memberikan bantuan yang dapat mengurangi beban mereka.

Badai ini bukan saja merusak rumah warga tetapi juga bangunan Sekolah Paud, rumah Dinas Koramil, Antena PLN rusak berat, sebagai imbasnya jaringan listrik padam.

Salah satu Warga Desa Dobo Nuapuu, Kecamatan Mego, Alexander Taragi mengatakan, angin kencang dan ditambah dengan hujan lebat sudah terjadi selama tiga hari. Angin kencang ini merusak sekitar 20 rumah warga dan beberapa tanaman yang menjadi hasil komoditi seperti vanili, kakao, dan kelapa juga menjadi sasaran angin yang sampai hari ini masih menggangu mereka.

 

Pohon tumbang, katanya, terjadi dimana-mana membuat akses jalan warga untuk melintasi tertutup. Angin kencang dan ditambah hujan lebat tersebut membuat beberapa daerah menjadi longsor.

Untung bencana ini tidak menelan  korban jiwa, hanya rumah dan tanaman menjadi korban.

Sampai hari ini, tambahnya, belum ada perhatian Pemerintah Kabupaten Sikka untuk memberikan bantuan berupa makanan dan minuman agar dapat mengurangi beban mereka. Untuk sementara ini kami bersama keluarga dan masyarkat lainnya yang menjadi korban belum bisa tidur di rumah.

Baca Juga :  Ekses Jembatan Petuk, selain menyusahkan, HK juga dianggap menipu

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button