Home / News NTT / Bunuh istri, oknum polisi YT dituntut 11 tahun bui

Bunuh istri, oknum polisi YT dituntut 11 tahun bui

foto: semar dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM :  Pembunuhan bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa membedakan profesi si pelaku.

Sama halnya dengan Yanuarius Tahu (YT), oknun polisi di Polres Sumba Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang sangat tega membunuh istrinya, Yustina Beci Mathelda Saleh (YBMS), pada Kamis (28/7/2016) lalu.

Oknum YT akhirnya dituntut 11 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam gelar sidang di Pengadilan Negri Kupang, Senin (6/2/2017).

Pantauan wartawan, usai mendengar tuntutan JPU, terdakwa nampak tertunduk lesu dan meneteskan air mata.
Jaksa Penuntut Umum, Kadek Widiantari mengatakan setelah mendengarkan keterangan saksi-saksi, keterangan ahli serta mendengarkan keterangan terdakwa, terdakwa YT telah terbukti bersalah secara sah melakukan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan istrinya YBMS kehilangan nyawa, sebagaimana diatur dalam Pasal 44 ayat 3 Undang-undang nomor 23 Tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga (kdrt).

“Kami meminta majelis hakim yang menyidangkan dan mengadili perkara ini supaya menjatuhkan pidana penjara bagi terdakwa YT selama 11 tahun,” tegas Kadek.

Hal yang memberatkan yakni terdakwa sebagai anggota Polri, tetapi perbuatannya mengakibatkan nyawa istrinya meninggal, perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma kesusilaan. Sementara hal yang meringankan yakni terdakwa belum pernah di hukum dan terdakwa selalu bersikap sopan selama persidangan.

Baca Juga :  Pemerintah dan DPRD NTT Diminta Perhatikan Tenaga Dokter Specialis

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button