Home / News NTT / Daniel Hurek ingatkan Pemkot Kupang soal Silpa

Daniel Hurek ingatkan Pemkot Kupang soal Silpa

Daniel Hurek. (foto: nyongki/moral-politik.com)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Penyerapan angaran pada APBD suatu daerah sering kali menjadi momok yang mengkhawatirkan.

Bukan rahasia lagi jika pada setiap tahun anggaran terjadi Sisa Lebih Penghitungan Anggaran atau Silpa.

Merujuk pada hal tersebut, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang, mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang soal minimnya serapan anggaran yang menyebabkan Silpa pada tahun anggaran 2015 cukup besar.

Kondisi ini juga terjadi pada Silpa tahun 2014 yang lalu, dengan jumlah Silpa mecapai Rp. 100 miliar lebih.

“Kami dari Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia DPRD Kota Kupang, berharap dengan berjalannya tahun anggaran 2017, kiranya pemerintah dapat kembali berkaca dengan kondisi anggaran tahun 2014 dan tahun 2015, agar daya serap anggaran untuk belanja daerah tahun 2017 dapat terserap secara maksimal,” kata Ketua Fraksi Gabungan Kebangkitan Indonesia DPRD Kota Kupang, Daniel Hurek kepada moral-politik.com di Kantor DPRD Kota Kupang, Rabu (8/2) yang lalu.

Hurek mengatakan, salah satu penggerak lokomotif ekonomi suatu daerah adalah belanja pemerintah, selain belanja yang dilakukan oleh BUMN, BUMD, dan pengusaha. Oleh karena itu makin besar belanja daerah maka pastinya banyak uang yang beredar di masyarakat maka pula terciptanya lapangan kerja dan peluang kerja yang bagus.

Menurut Hurek, Silpa tahun anggaran 2014 yang terbaca di tahun 2015 sebesar Rp. 133. 316. 816. 691. Sementara untuk tahun 2015 Silpa sebesar Rp. 149. 783.662.000 juga tidak terserap.

Baca Juga :  Benny Litelnoni: Pelayanan Online Mudahkan Masyarakat NTT

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button