Home / Sains / Debat terakhir Pilkada DKI, dari pujian berujung saling sindir

Debat terakhir Pilkada DKI, dari pujian berujung saling sindir

Debat pilgub DKI 2017. ©2017 Merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Debat terakhir para kandidat di Pilgub DKI telah digelar pada Jumat kemarin malam.

Tiga pasangan calon perang program maupun pandangan demi menunjukkan bahwa pendapatnya paling benar.

Suasana memang agak panas. Bahkan ketika disuruh saling memuji, mereka tetap mengeluarkan sindiran.

Moderator debat, Alvito Deanova Ginting, meminta kandidat untuk melakukan pujian sebelum mereka melakukan pernyataan penutup. Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno mendapat kesempatan pertama memberi kesan positif kepada lawannya.

Anies mengatakan, kebanyakan warga ibu kota menginginkan gubernur baru dan perubahan. Sebab selama kampanye telah bekerja bersama warga, relawan, dan partai politik pendukung.

“Alhamdulillah selama empat bulan ini kami bekerja bersama-sama. Kami hadir di sini untuk menjawab keinginan warga Jakarta untuk gubernur baru,” ungkap Anies.

Sindiran terasa ketika Anies menyebut bahwa para pesaingnya secara harta kekayaan di atasnya. “Pak Agus, Pak Ahok, kalau dibandingkan kekayaan saya paling rendah. Beruntung wagub (Sandiaga) saya orang kaya,” ujar Anies sambil tersenyum.

Baca Juga :  Polri minta keterangan Sylviana soal dugaan Korupsi Dana Bansos

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button