Home / Populer / Istana tanggapi tudingan SBY soal Grasi Antasari

Istana tanggapi tudingan SBY soal Grasi Antasari

Ihsanuddin - Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi di Istana, Kamis (12/1)

Bagikan Halaman ini

Share Button

Hary meminta Antasari agar mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aulia Tantowi Pohan, besan SBY, tidak ditahan.

“Beliau diutus oleh Cikeas saat itu. Siapa Cikeas? SBY. Datang minta supaya saya jangan menahan Aulia Pohan,” ujar Antasari, di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa.

Aulia saat itu ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi di Bank Indonesia.

Mendengar permintaan itu, Antasari menolaknya.

Menurut dia, sudah prosedur di KPK untuk menahan seseorang yang sudah dijadikan tersangka. Namun, Hary terus memohon kepadanya.

“Waduh, Pak, saya mohon betul. Saya bisa ditendang dari Cikeas karena bagaimanapun nanti masa depan Bapak bagaimana,” kata Antasari, menirukan ucapan Hary saat itu.

Antasari bersikeras untuk menolak. Saat itu, Antasari siap menerima risiko apa pun atas sikapnya itu.

Dua bulan kemudian, Antasari ditangkap polisi. Ia dituduh membunuh Nasrudin Zulkarnaen.

Hingga putusan peninjauan kembali, Antasari divonis bersalah dengan hukuman 18 tahun penjara.

Kini, ia sudah dinyatakan bebas murni setelah mendapat grasi dari Presiden Joko Widodo.

Antasari menduga bahwa kasusnya tak terlepas dari kedatangan Hary yang diutus SBY ke rumahnya pada malam itu.


Kompas TV – Membongkar Kasus Antasari Azhar

 

 

Penulis  : Ihsanuddin
Editor     : Inggried Dwi Wedhaswary, Athen
Sumber : Kompas.com
Baca Juga :  Presiden Jokowi turun dari Pesawat Kepresidenan

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button