Home / Populer / Kasus Suap Imigrasi Kuala Lumpur, KPK Periksa 10 Saksi

Kasus Suap Imigrasi Kuala Lumpur, KPK Periksa 10 Saksi

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN - Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta.

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 10 saksi terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi suap dengan tersangka mantan Atase Imigrasi pada Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Dwi Widodo.

“Sejak 19 Januari 2017 dilakukan pemeriksaan terhadap 10 saksi yang berasal dari swasta dari enam perusahaan yang berbeda,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Menurut Febri, KPK akan melakukan pendalaman-pendalaman informasi terkait posisi karyawan yang memiliki keterkaitan dengan proses calling visa di Kuala Lumpur.

Berdasarkan jadwal pemeriksaan pada Rabu (8/2), KPK memanggil Hendra Suryono sebagai saksi dari Dwi Widodo terkait proses penerbitan paspor RI dan calling visa. Namun, kata Febri, yang bersangkutan tidak hadir dalam pemanggilan Rabu.

“Hendra ini pihak swasta, pegawai dari PT Trisula Mitra Sejahtera. Besok akan dijadwalkan ulang,” ucap Febri.

Dwi Widodo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi suap terkait proses penerbitan paspor RI dengan metode reach out tahun 2016 dan proses penerbitan calling visa tahun 2013-2016.

KPK menetapkan Atase Imigrasi pada Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Malaysia, Dwi Widodo sebagai tersangka kasus tersebut.

Dwi disangkakan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Tren Gigi Kelinci digemari untuk mempercantik Gigi Depan

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button