Home / Profil / Ketika Ketua Persit KCK Sikka kunjungi pengrajin tenun ikat

Ketika Ketua Persit KCK Sikka kunjungi pengrajin tenun ikat

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Tenun ikat provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sangat beragam sesuai dengan adat istiadat masyarakat di suatu kabupaten/kota.

Seiring dengan barjalannya waktu, tenun ikat mulai digemari bukan saja oleh masyarakat Nusantara, tetapi juga masyarakat global.

Sadar bahwa tenun ikat merupakan salah satu sumber pendapatan masyarakat kecil, perhatian dari segala komponen daerah mulai di curahkan, tiga tahun terakhir ini.

Salah satunya datang dari Ketua Persit KCK Cabang XIV Dim 1603/Sikka Pungky Jamali. Ibu cantik ini memiliki banyak harapan terhadap masyarakat penenun.

 

“Saya minta pengrajin tenun ikat dalam sanggar Seni Watubobo untuk tetap mempertahankan kebudayaan Sikka, terutama dalam proses pembuatan sarung yang menggunakan bahan-bahan alami,” kata Ketua Persit KCK Cabang XIV Dim 1603/Sikka Pungky Jamali, ketika melakukan kegiatan angjasana di Sanggar Seni Watubo, Dusun Watublapi, Desa Kojuwaiar, Kecamatam Hewokloang, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Jumat (24/02/2017).

Ia juga berharap kelompok penenun tersebut berupaya untuk pertahankan kebudayaan Sikka.

Baca Juga :  Kembar Rabig-Firli selalu disangka pacaran di Kampung Kembar

< 1 2 3 4>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button