Home / News NTT / Ketika Uskup Maumere berdialog dengan Pemuda Katolik

Ketika Uskup Maumere berdialog dengan Pemuda Katolik

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Uskup Maumere Mgr Gerulius Kherubim Pareira, SVD mengungkapkan kerinduannya akan keberadaan organisasi pemuda Katolik akhirnya terwujud.

Pasalnya, sekian lama dirinya bertugas di Kabupaten Sikka tidak ada lagi sebuah organisasi yang dapat menyatukan pemuda-pemuda dalam sebuah wadah yang dapat menjadi garda terdepan dalam membela gereja dan tanah air.

Demikian disampaikannya pada saat kunjungan pengurus Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Sikka di Istana Lepo Bisu, Jalan Wairklau, Kecamatan Alok, Maumere, Jumat (17/2/2017).

Menurut Mgr Gerulius, Pemuda Katolik harus menjadi tulang punggung gereja dalam satu persekutuan dengan gereja sebagai umat Allah dalam aktualisasi iman, cinta kasih, dan persaudaraan antar umat manusia.

Pemuda Katolik juga, sambungnya, harus sekaligus menjadi corong bagi umat beragama lain dalam menciptakan tolerasi antar umat beragama.

Mgr Gerulius menjelaskan, orang muda Katolik sekarang semakin individualis, konsumtif, hilang identintas, acuh tak acuh, hedonis dan kehilangan daya kritis.

Bahkan, katanya, mengalami krisis moral dan iman yang merupakan salah satu efek dari lemahnya pedampingan dari keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Alkisah Fidelis yang Nekat Cabuli Putri Kandungnya Hingga Hamil...

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button