Home / Sport / Kisah penyuap pejabat pajak minta bantuan adik ipar Jokowi

Kisah penyuap pejabat pajak minta bantuan adik ipar Jokowi

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Country - Director PT E K Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair menjadi terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/2/2017).

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Terdakwa Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia R Rajamohanan Nair alias Mohan mengaku meminta bantuan adik ipar Presiden Joko Widodo, Arif Budi Sulistyo, dalam persoalan pajak yang ia hadapi.

Hal itu dikatakan Mohan seusai mengikuti sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/2/2017).

“Sebenarnya, sebagai teman, saya itu hanya berkonsultasi. Itu bisa didengar nanti dari pengadilan,” ujar Mohan saat ditanya soal keterlibatan Arif dalam kasusnya.

Mohan mengaku hanya ingin meminta bantuan Arif untuk membuat aduan. Jika melihat kronologi pengurusan pajak PT EKP yang dijelaskan dalam surat dakwaan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Arif dapat diduga bertindak sebagai penghubung antara Mohan dan pejabat tinggi di Direktorat Jenderal Pajak.

PT EKP awalnya menghadapi beberapa persoalan pajak. Salah satunya terkait restitusi pajak periode Januari 2012-Desember 2014 sebesar Rp 3,5 miliar.

Permohonan atas restitusi itu kemudian diajukan pada 26 Agustus 2015 ke Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Enam.

Namun, permohonan restitusi itu ditolak karena PT EKP ternyata memiliki tunggakan pajak sebagaimana tercantum dalam STP PPN tanggal 6 September 2016.

Tunggakan tersebut sebesar Rp 52,3 miliar untuk masa pajak Desember 2014, dan Rp 26,4 miliar untuk masa pajak Desember 2015.

Baca Juga :  Dana PPIP di NTT Rp 70 M

< 1 2 3>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button