Home / News NTT / Kodam IX Udayana bina mental personil Kodim 1603 Sikka

Kodam IX Udayana bina mental personil Kodim 1603 Sikka

foto: angga lispro/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Waka Bintal Dam IX/Udayana Letkol ARM Chriswan Haryadi memberikan penyuluhan pembinaan mental bagi anggota TNI dan PNS serta Ibu Persit Kodim 1603 Kabupaten Sikka.

Kegiatan itu mengambil tema memanfaatkan moralitas prajurit, PNS dan keluarga guna mencegah pelanggaran, berlangsung Jumat (17/2/2017) di Hotel Pelita, Kelurahan Waioti, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dalam pembinaan mental (BINTAL) Haryadi menjelaskan, ada tiga komponen yang harus dimiliki oleh prajurit TNI seperti, pembinaan rohani yang bertujuan pada imam dan taqwa, pembinaan Ideologi yang pada akhirnya dapat mempertebal rasa nasionalisme, dan pembinaan kejuangan yang diharapkan dapat memberikan rasa militansi bagi seluruh prajurit TNI.

Menurutnya, TNI merupakan prajurit yang agamais dengan bermental tangguh, nasionalis, serta militansi sehingga dapat menjauhkan segala bentuk kegiatan-kegiatan yang negatif.

Tambahnya, banyak sekali masalah yang kita hadapi tetapi sikap perilaku atau mental dalam menghadapi suatu masalah, ada yang menerima dan ada pula menghadapi dengan marah-marah, bahkan ada yang sulit memberikan maaf, ada yang dendam terus sehingga dalam kegiatan ini kita diberikan pencerahan dan bimbingan pembinaan mental agar semua masalah yang kita alami bisa diselesaikan dengan baik antar sesama. Tetapi yang paling penting adalah saling memaafkan satu sama lain.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kualitas mental prajurit dan PNS yang ada dalam keluarga besar Kodim 1603, bertujuan demi terwujudnya keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, memilki disiplin dan moril yang tinggi, serta jiwa korsa yang solid yang diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di satuan.

“Saya pribadi meminta semua yang ada disini, untuk sedapat mungkin bisa menjauhi segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan keluarga dan diri sendiri. Jauhilah Narkoba, HIV/AIDS, Asusila, KDRT, dan harus tertib berlalulintas,” pungkas dia.

Baca Juga :  Tingkatkan pelayanan publik, Noce Nus Loa: Wali Kota Kupang gratiskan 5 perijinan

 

 

Penulis: Angga Lispro

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button