Home / Sains / KPUD DKI Jakarta ungkap aturan main di Bilik Suara

KPUD DKI Jakarta ungkap aturan main di Bilik Suara

Aturan Main di Bilik Suara Pilkada DKI 2017 Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Pertandingan di cabang olahraga apa saja ada aturan mainnya, apalagi dengan pesta demokrasi alias Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Itu sebabnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta menyatakan, pemilih di Pilkada DKI 2017 dilarang membawa kamera dan telepon seluler atau handphone saat menggunakan hak pilihnya di bilik suara, 15 Februari mendatang.

Ketua KPU DKI Sumarno mengatakan nantinya akan ada tempat penitipan handphone atau kamera yang disediakan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) saat hari pemilihan. Pemilih yang hendak menggunakan suaranya harus menitipkan telepon genggam serta alat rekamnya di sana.

“Saat masuk bilik suara tidak boleh membawa foto, tidak boleh membawa handphone yang berkamera. Misalnya untuk memotret yang dicoblos atau foto selfie, itu tidak boleh,” tutur Sumarno di kantornya, kemarin.

Imbauan tak membawa handphone dan kamera akan diberikan KPPS kepada tiap pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Selain dilarang membawa telepon genggam, pemilih juga tak diizinkan merobek gambar calon gubernur dan wakil gubernur di surat suara. Kertas suara yang disobek akan dianggap sebagai lembar yang tidak sah.

Pemilih juga dilarang menggunakan hak pilih menggunakan alat selain yang disediakan penyelenggara. Pencoblosan surat suara hanya diizinkan memakai paku yang disediakan di masing-masing bilik.

Baca Juga :  “Indonesia Dalam Bahaya Besar: Rencana Keluarga Mochtar Riady & Kelompoknya”

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button