Home / Sains / Manakala Anas terpancing Tweet SBY

Manakala Anas terpancing Tweet SBY

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono melakukan salam komado dengan SBY saat menyapa warga Jakarta di Car Free Day (CFD), Senayan, Minggu (2/10). (Liputan6.com/Johan Tallo)

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Pekan terakhir menjelang Pilkada DKI Jakarta, kondisi politik di Ibu Kota terus memanas.

Setelah kasus penistaan agama yang menyeret calon gubernur nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ke meja hijau mulai mereda, kini sorotan mata publik tertuju ke presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

SBY yang merupakan ayah calon gubernur nomor urut tiga, Agus Harimurti Yudhoyono, menjadi sorotan setelah pengacara Ahok mengungkapkan dalam sidang bahwa ada komunikasi antara SBY dan Ketua MUI Ma’aruf Amin terkait pencalonan dan upaya pemenangan Agus dan pasangannya, Sylviana Murni, di Pilkada 15 Februari mendatang.

Publik pun menduga aksi besar-besaran yang berlangsung akhir 2016 lalu tak lepas dari upaya untuk memenangkan Agus-Sylvi.

Tentu saja SBY tak menerima tudingan itu. Ia membantah hal tersebut tak hanya melalui konferensi pers, tapi juga melalui sejumlah tweet di akun Twitternya.

Apa yang terjadi? Publik justru memplesetkan dan menjadikan tweet SBY sebagai bahan candaan, hingga membuat salah satu tweet SBY menjadi topik teratas.

“Saya bertanya kpd Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri, dgn hak asasi yg saya miliki? *SBY*,” tweet SBY pada 6 Februari 2017.

Meski tweet-nya menjadi bahan candaan, SBY terlihat tak mempermasalahkannya. Buktinya, pada Rabu siang, 8 Februari 2017, dia kembali berkicau di akun Twitternya, @SBYudhoyono.

Baca Juga :  Survei PolMark: Elektabilitas Anies-Sandi teratas

< 1 2 3 4 5>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button