Home / Populer / Menanti Korut ambil jasad Kim Jong-Nam di Malaysia

Menanti Korut ambil jasad Kim Jong-Nam di Malaysia

Foto: Reuters

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Polisi Malaysia akan menyerahkan jasad Kim Jong-Nam dengan prioritas pada pihak keluarga dekat dan Korea Utara (Korut).

Malaysia tak mau berurusan dengan pihak ketiga!

“Saya sudah tegaskan, yang mendapat prioritas untuk diberikan jasad Kim adalah keluarga terdekatnya,” kata Deputi Kepala Kepolisian Diraja Malaysia (PPRM) Inspektur Jenderal Datuk Seri Noor Rashid Ibrahim dalam jumpa pers tentang rilis kasus pembunuhan Kim Jong-Nam di Markas PDRM, Bukit Aman, Selangor, Malaysia, Minggu (19/2/2017).

Pihak Malaysia akan melakukan tes DNA dulu sebelum memberikan jasad itu kepada yang berhak. Hal ini karena kasus tewasnya Kim Jong-Nam merupakan investigasi yang sangat-sangat penting, sehingga Malaysia perlu memperhatikan setiap detail aspeknya. Namun, hingga kini, pihaknya belum menerima sampel post mortem untuk dicocokkan dengan DNA Kim Jong-Nam.

“Nomor satu, berkenaan dengan laporan post mortem. Saya nyatakan dengan jelas hari ini, kami belum menerima laporan post mortem. Saya tak bisa mengatakan apa alasannya. Anda harus mengerti ini adalah investigasi yang sangat-sangat penting dan rumah sakit harus melihat setiap aspeknya. Mereka masih melihat dan kami berharap mendapatkan laporan sesegera mungkin,” tegas dia.

Pihaknya mengirimkan sampel ke departemen kimia untuk uji toksikologi. “Saya pikir dalam beberapa hari ke depan kami akan mendapatkan hasilnya,” ujar dia.

Apakah sampai sekarang Korut atau pihak ketiga sudah mengklaim jasad Kim Jong-Nam?

“Saya jelaskan lagi, nomor satu, mereka (pihak keluarga atau Korut) harus datang langsung. Kami tak menggunakan pihak ketiga. Nomor dua, sampai saat ini, tak ada yang datang langsung kepada kami, tapi kami akan bekerja sangat keras agar Korut datang kepada kami,” tegas Ibrahim.

 

Penulis  : Edo
Editor   : DNU, Erny
Sumber : Detik.com
Baca Juga :  Ahok Pilih Nachrowi ketimbang Taufik dan Sanusi

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button