MORAL-POLITIK.COM : Pada musim hujan di awal tahun 2017 ini diwarnai dengan maraknya kasus pelecehan seksual (percabulan) di wilayah sektor Polsek Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kasus cabul tersebut cenderung meningkat dalam beberapa bulan terakhir ini.

“Para korban percabulan umumnya anak usia di bawah umur atau wanita remaja. Semenjak bulan Januari sampai awal bulan Februari 2017 kasus pecabulan di wilayah Polsek Maulafa meningkat,” kata Kepala Kepolisian Sektor Maulafa AKP. Wiradi S. Leksana kepada moral-politik.com, Kamis (2/2/201).

Menurut Wiradi, pada bulan Januari saja sudah ada empat kasus percabulan, tapi duanya langsung diserahkan ke Polresta untuk di tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kemungkinan besar pengaruh musim hujan sehingga para pelaku melakukan percabulan kepada anak di bawah umur, kita boleh menduga namanya laki-laki normal sehingga kasus tersebut marak pada musim hujan ini,” pungkas dia.

 

Penulis : Semar Dju

 

 

 

 

Baca Juga :  Kades Ignasius di Sikka aniaya Margertha seorang WN Belanda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here