MORAL-POLITIK.COM : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang sepertinya ingin melempar batu sembari sembunyikan tangan.

Disatu sisi KPU Kota Kupang mengakui minimnya partisipasi pemilih dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang tahun 2017. Akan tetapi di sisi lainnya KPU mengatakan bahwa minimnya partisipasi pemilih bukan sepenuhnya kesalahan KPU Kota Kupang.

“Kami mengakui bahwa KPU kurang sosialisasi. Tetapi semua pihak juga harus mendorong partisipasi pemilih, dari Partai Politik, dan calon Kepala Daerah. Ataupun semua pihak yang terlibat di dalamnya,” kata Anggota KPU Kota Kupang Lodowik Fredik kepada moral-politik.com di Kota Kupang, Jumat (18/2/2017) siang.

 

Menurut Lodowik, menurunnya partisipasi pemilih ada penyebab, seperti figur calon yang tidak lagi diminati warga Kota, data pemilih yang tidak valid.

Baca Juga :  Wartawan jadi tersangka, akibat tulis Bupati terlibat korupsi