Home / News NTT / Sudah masuk bui, 2 ASN di SBD terancam dipecat

Sudah masuk bui, 2 ASN di SBD terancam dipecat

foto: semar dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM : Laksana sudah jatuh dari tangga digigit monyet pula, begitulah kira-kira nasib yang sedang dialami dua orang terpidana kasus korupsi dana pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya (SBD).

Kedua oknum ASN tersebut telah dijatuhkan hukuman oleh majelis hakim Tipikor Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), lalu terancam pula dipecat dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berdasarkan Undang-undang ASN jika terpidana korupsi dijatuhkan hukuman 1 tahun keatas oleh majelis hakim maka terpidana dicopot dari statusnya sebagai ASN.

Seperti diberitakan sebelumnya, kedua terpidana kasus korupsi dana pengadaan Alkes di Dinas Kesehatan Sumba Barat Daya (SBD) di vonis 1,6 dan 1,7 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (7/2/2017) kemain.

Sidang putusan yang dibacakan majelis Hakim yang dipimpin Jimi Tajung, didampingi dua hakim anggotanya Gustaf Marpaul, dan Alimatharom terhadap kedua terdakwa Elisabeth Kaka sebagai Pengguna Anggaran dan Obet Kondo Mete selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilaksanakan, Selasa (7/2/2017).

Elisabeth divonis hukuman penjara selama 1,6 tahun dengan denda Rp. 50 juta subsider satu bulan, sedangkan Obet Kondo Mete divonis 1,7 tahun dengan denda Rp. 50 juta subsider satu bulan.

Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan terdakwa Elisabet dan Obet Kondo Mete terbukti melanggar pasal 2 ayat 1, pasal 55, dan pasal 1 ayat 2 Undang-Undang No. 31 Tahun 19999 yang diubah menjadi Undang-undang No. 20 Tahun 21 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Baca Juga :  JPU Tuntut Antonio Soares 10 Bulan Penjara, Begini Masalahnya!

< 1 2>

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

Share Button