Home / News NTT / 2 Ibu saling lapor soal penipu dan ditipu

2 Ibu saling lapor soal penipu dan ditipu

foto: semard dju/moral-politik.com

Bagikan Halaman ini

Share Button

MORAL-POLITIK.COM: Terlapor Rita Jauwalata, pemilik gedung Serba Guna di Jl. Kemerdekaan Kayu Putih, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nus Tenggara Timur (NTT) sedang digugat oleh kontraktor Djesriana Lizha Paah, mulai angkat bicara.

“Saya yang jadi korban. Jadi bukan saya yang menipu, tapi sebenarnya saya yang merasa tertipu,” ungkap terlapor Rita Jauwalata yang didampingi suaminya Frans C Homalessy dan Kuasa Hukumnya Yanti Seubelan pada Rabu (5/4/2017) lalu sekitar pukul 17.00 wita.

Menurut dia, atas tudingan atau dugaan Djesriana Luiza Paah kepada saya melalui beberapa media, sangat disayangkan, kok bisa Luiza menuding saya sebagai penipu, seharunya saya yang tertipu olehnya.

Sebenarnya, katanya, ia telah melaporkan Djesriana Luiza Paah ke pihak yang berwajib, karena saya orang beriman sehingga saya belum melakukan hal itu.

“Kami mengasihinya, maka kami tidak tega melakukan laporan. Biarlah, karena saya yang telah memberikan pengerjaan bangunan tersebut kepada orang yang salah. Kisa seorang hamba Tuhan Rita. Dia yang lapor jadi kita terpaksa harus beberkan semua biar kebenaran terungkap. Apa yang dia sampaikan itu terbalik dari yang sebenarnya,” katanya.

Rita menjelaskan, kejadian itu bermula ketika ia berencana membangun gedung, ia dimintai oleh pelapor Djesriana yang kebetulan merupakan pasien di klinik kecantikannya.

Kemudian dirinya menceritakan hal itu kepada Luiza, namun mulai ada permintaan untuk mengerjakan bangunan tersebut, pelapor Djesriana menyertakan dengan mempresentasikan prestasinya, sehingga terlapor Rita meyakini untuk menggunakan jasa pelapor Djesriana dan kontrak kerja pun dibuat.

Baca Juga :  Satu lagi jenazah ditemukan di Pantai Oesapa

< 1 2>

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

Share Button